Menag Serukan Tahun Baru Hijriah Sebagai Momentum Transformasi Sosial

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai kesempatan untuk melakukan transformasi diri dan masyarakat. Dalam pernyataannya di Jakarta, ia menegaskan bahwa hijrah bukan hanya tentang perpindahan fisik Rasulullah dari Makkah ke Madinah, melainkan juga perubahan cara berpikir dari masyarakat kabilah yang sempit menuju komunitas umat yang lebih inklusif.

Nasaruddin mengungkapkan bahwa sebelum kedatangan Islam, masyarakat Arab didominasi oleh sistem kabilah yang mengutamakan ikatan darah dan kesukuan. Rasulullah SAW memperkenalkan konsep umat yang melampaui batas suku, ras, dan golongan. Ia menjelaskan bahwa terdapat berbagai bentuk komunitas, termasuk kabilah dan hizbun, tetapi umat adalah komunitas yang terikat oleh kasih sayang, visi bersama, dan kepemimpinan yang berwibawa.

Menteri Agama juga mendorong umat Islam untuk merenungkan apakah masyarakat Indonesia saat ini sudah dapat disebut sebagai umat. Ia mempertanyakan apakah masih ada mentalitas kabilah dan kedaerahan yang menghalangi terbentuknya persatuan yang kuat di antara umat. Menurutnya, ciri masyarakat kabilah terlihat dari tertutupnya akses kepemimpinan untuk pihak di luar kelompok tertentu.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama untuk membangun komunitas yang kokoh. Dengan demikian, diharapkan umat Islam di Indonesia dapat mewujudkan masyarakat yang solid dan berkomitmen untuk kepentingan bersama.

Baca Juga  Rayn Wijaya Ceritakan Transformasi Ranty Maria Usai Menikah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *