Jackiecilley.com – Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pertemuan pimpinan universitas dalam rangka Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMTGT) ke-5. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset, dan inovasi. Pertemuan berlangsung di Medan dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari negara anggota IMTGT, pada hari Jumat (31/7).
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan USU, Prof. Himsar Ambarita, menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyusun arah kolaborasi di masa mendatang serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan kawasan IMT-GT. Selain itu, pertemuan juga bertujuan untuk mengevaluasi implementasi UNINET Strategic Action Plan 2022–2026 dan mempersiapkan rencana kerja sama akademik di masa depan.
“Forum ini dapat menghasilkan rekomendasi dan gagasan baru yang visioner, kolaborasi yang lebih kuat, serta komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian,” ungkapnya. Keberagaman negara anggota IMT-GT dianggap sebagai kekuatan yang perlu dioptimalkan melalui kolaborasi antar-institusi.
Vice Chancellor Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Prof. Datuk Shahrin bin Sahib, juga menyatakan bahwa forum tersebut membahas usulan proyek baru dan kegiatan mendatang, serta memperbarui Strategic Action Plan untuk periode 2027–2031.
Dalam pertemuan ini, berbagai program, seperti Eco School dan program lintas negara lainnya, juga menjadi fokus pembahasan. Director of the Centre for IMT-GT, Amri Bukhairi Bakhtiar, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjembatani penelitian dan kebijakan serta menghubungkan mahasiswa dengan dunia industri.
Dengan demikian, pertemuanIMTGT ini tidak hanya memperkuat kerja sama, tetapi juga menciptakan ruang kolaborasi yang lebih besar demi pembangunan berkelanjutan di kawasan.