Madu dan Bumbu Organik RI Raih Kontrak Rp54,4 Miliar di Singapura

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Perdagangan Indonesia melaporkan bahwa produk madu, bumbu organik, dan berbagai makanan serta minuman berhasil membukukan 14 kontrak ekspor senilai 3,17 juta dolar AS atau sekitar Rp54,5 miliar dalam acara Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 yang berlangsung di Singapore Expo. Dalam pameran ini, Paviliun Indonesia menampilkan 40 perusahaan UMKM yang berfungsi sebagai platform promosi berkelanjutan.

Duta Besar RI untuk Singapura, Hotmangaradja Pandjaitan, menegaskan pentingnya dukungan bagi UMKM, terutama dalam situasi ketidakpastian perdagangan global. Selama empat hari pameran, lebih dari 6.000 pengunjung mengunjungi Paviliun Indonesia. Selain kontrak yang telah terealisasi, terdapat juga potensi transaksi tambahan yang diperkirakan mencapai 10,3 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar dari produk mie instan sehat, snack organik, dan aneka makanan lainnya.

Fajarini Puntodewi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam pameran ini memberikan peluang bagi UMKM untuk memasuki rantai pasok industri makanan dan minuman di tingkat regional dan global. Dia menambahkan bahwa sektor makanan dan minuman menjadi pilar utama industri Indonesia yang mendukung ekspor nasional dalam lima tahun terakhir.

Tren ekspor produk makanan dan minuman Indonesia menunjukkan kinerja yang positif, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 23,35 persen pada 2025, serta ekspor ke Singapura yang tumbuh 23,21 persen. Kementerian juga mendorong kolaborasi dengan berbagai sektor untuk terus mendukung UMKM dalam meraih pasar ekspor.

Baca Juga  AISI Yakin Capai Target Penjualan 2025 Dengan Cemerlang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *