Jabar Laksanakan Lelang Komoditas di WIITEX 2026 untuk Petani

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menerapkan sistem lelang komoditas pada West Java International Industry and Trade Expo (Wiitex) 2026. Inisiatif ini bertujuan memastikan transparansi harga serta melindungi margin keuntungan petani kopi, teh, dan kakao pada tingkat hulu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menjelaskan bahwa sistem lelang terbuka ini diperlukan agar harga produk pertanian lokal tidak dipermainkan dan tetap sesuai dengan harga pasar yang wajar. “Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari pelaku usaha yang akan berpartisipasi dalam lelang, baik dari pihak buyer maupun trader. Dengan cara ini, harga-harga yang ditawarkan akan lebih transparan,” ujar Nining di Bandung, Kamis.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan internasional untuk kopi dan kakao asal Jawa Barat mengalami peningkatan yang signifikan. Data dari Disperindag Jabar menunjukkan bahwa volume ekspor kopi meningkat dari 3 juta ton pada 2024 menjadi 5,3 juta ton pada 2025. Untuk kakao olahan, nilai ekspor mencapai 687 juta dolar AS pada 2025, dengan angka ekspor di triwulan I 2026 sudah mencatat 123 juta dolar AS.

Pameran ini tidak hanya menjadi sarana bagi perusahaan besar, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat umum dan petani kecil untuk berkonsultasi mengenai regulasi ekspor dan standar mutu, bekerjasama dengan 19 institusi terkait. Selain itu, Kemendag juga merencanakan fasilitas khusus untuk otomotif, kopi, teh, dan kakao dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Wiitex 2026 yang mengusung tema “The Golden Belt of Java: Coffee, Tea, and Cocoa for The Future” dijadwalkan berlangsung pada 12-14 Juni 2026 di Summarecon Bandung. Pemerintah berharap angka transaksi komoditas perkebunan bisa melampaui capaian TEI tahun lalu yang melebihi 20 miliar dolar AS.

Baca Juga  PBB Minta AS dan Iran Segera Buka Selat Hormuz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *