Jackiecilley.com – Kenaikan harga LPG 12 kilogram yang diumumkan oleh PT Pertamina Patra Niaga menjadi sorotan utama dalam berita perekonomian hari ini. Mulai berlaku dengan harga baru Rp228 ribu per tabung, kenaikan ini tercatat sebesar 18,75 persen dari harga sebelumnya Rp192 ribu. Perubahan ini merupakan penyesuaian pertama pada tahun 2023 dan akan berdampak di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.
Dalam konteks yang lebih luas, dengan meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menekankan pentingnya pengawasan terhadap BBM subsidi untuk mencegah penyalahgunaan. Ia berpendapat bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi sejalan dengan kondisi pasar global.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan pengaktifan kembali Stasiun Plabuan di Batang dan Stasiun Comal di Pemalang, Jawa Tengah. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan transportasi kepada masyarakat di jalur Pantura.
Di sektor maritim, PT Pertamina International Shipping juga menginformasikan bahwa dua kapal mereka, Pertamina Pride dan Gamsunoro, saat ini belum dapat melintasi Selat Hormuz dikarenakan situasi yang masih dinamis di kawasan tersebut.
Tak kalah penting, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa Indonesia akan menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026, bersamaan dengan penerapan bahan bakar biodiesel B50 berbasis sawit. Langkah ini diharapkan dapat menguatkan kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya lokal.