Jackiecilley.com – Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) di Kalimantan Utara bersama Pemerintah Provinsi Kaltara sedang berupaya untuk meningkatkan hilirisasi ekspor langsung dari Bandara Juwata Tarakan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi waktu pengeluaran barang (dwelling time) hingga di bawah 50 menit.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, BKHIT telah meluncurkan layanan Klinik Ekspor, yang ditujukan khusus untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Klinik ini menawarkan berbagai fasilitas gratis, antara lain layanan repacking dan pengisian oksigen, yang diharapkan dapat meringankan beban biaya operasional bagi pelaku usaha yang ingin mengekspor produk mereka.
Kepala BKHIT wilayah Kaltara menyatakan bahwa layanan ini sangat penting dalam mendukung kelancaran proses ekspor, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Dengan adanya layanan tersebut, diharapkan pengusaha UMKM dapat lebih mudah dalam memasarkan produk mereka ke luar negeri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Dalam waktu dekat, BKHIT juga akan melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya prosedur karantina dan persyaratan ekspor. Melalui program ini, pihaknya berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kualitas dan keamanan produk yang akan diekspor.
Upaya ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi di Kalimantan Utara, dan diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan sektor perekonomian daerah yang lebih baik.