Jackiecilley.com – Layanan bus shalat lima waktu yang dikenal sebagai bus shalawat di Mekah, Arab Saudi, akan tetap beroperasi selama 24 jam. Fasilitas transportasi ini menyediakan layanan gratis dari hotel menuju Masjidil Haram, meskipun jumlah jemaah haji Indonesia yang datang mengalami penurunan signifikan. Layanan ini dipastikan akan berlangsung hingga 21 Juni 2026.
Kepala Bidang Layanan Transportasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syarif Rahman, mengungkapkan bahwa meskipun jumlah jemaah berkurang, mereka tetap berkomitmen menyediakan layanan yang optimal. “Kami ingin memastikan bahwa layanan transportasi untuk salat lima waktu tetap tersedia,” katanya kepada Tim Media Center Haji (MCH) pada Senin, 15 Juni.
Sejak awal musim haji, jemaah haji Indonesia dalam gelombang pertama telah dipulangkan dengan menggunakan Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Jemaah pada gelombang kedua sudah mulai berangkat ke Madinah sejak 7 Juni untuk melanjutkan ibadah Arbain. Syarif menambahkan bahwa, khusus untuk kloter terakhir yang akan kembali ke Madinah, sebanyak 52 unit bus akan disiapkan.
Seluruh halte pemberhentian dan keberangkatan saat ini berfungsi normal, meski PPIH menyatakan akan melakukan penyesuaian lokasi operasional berdasarkan jumlah jemaah yang masih ada. Saat ini, dua rute bus telah dihentikan total, yaitu Rute 14 dan Rute 22, karena tidak ada jemaah yang menggunakan layanan tersebut.
Meski terjadi pengurangan rute, Syarif memastikan bahwa pengawasan dan pelayanan di lapangan tetap terjaga dengan baik. “Kami akan memindahkan petugas kehalte lain untuk memastikan semuanya berjalan lancar,” tambahnya.