Jackiecilley.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan distribusi pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, dengan fokus khusus pada wilayah terluar dan kepulauan. Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengungkapkan upaya ini bertujuan untuk menjaga pasokan pangan yang stabil dan harga yang terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), Bapanas menanggung biaya distribusi dari daerah sentra produksi ke daerah yang mengalami defisit stok. Skema ini dirancang untuk mengatasi tantangan geografis dan memastikan pasokan pangan tetap lancar. Sebagai contoh, pendistribusian pangan dilakukan ke beberapa kabupaten di Sulawesi Utara, seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, dan Kepulauan Sitaro.
Maino menjelaskan bahwa langkah ini memungkinkan masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman, sebab pasokan pangan kini cukup dan harganya terjangkau. Ia menambahkan bahwa distribusi pangan dari Manado menuju kawasan tersebut telah dilakukan pada awal Desember, dengan total komoditas yang disalurkan meliputi 5.000 kg beras, 480 liter minyak goreng, 480 kg gula pasir, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, mengapresiasi tindakan Bapanas yang dinilainya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat cuaca ekstrem. Ia menilai kehadiran pemerintah dalam bentuk bantuan pangan ini menunjukkan komitmen untuk mendukung rakyat di tengah tantangan saat ini. Dengan distribusi yang terencana, diharapkan masyarakat setempat dapat menikmati perayaan akhir tahun dengan tenang dan nyaman.