Jackiecilley.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyampaikan bahwa negara tersebut belum menerima tawaran senjata nuklir dari Inggris atau Prancis. Dalam sebuah wawancara dengan Sky News pada Jumat (27/2), Zelenskyy menegaskan bahwa jika ada tawaran tersebut, ia akan menerimanya dengan senang hati. “Dengan senang hati, tetapi saya tidak menerima tawaran apa pun,” ungkapnya.
Pernyataan ini dilontarkan sebagai respons atas klaim dari Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia, yang menuduh Ukraina mencoba mendapatkan senjata nuklir dari kedua negara Eropa tersebut. Menurut Zelenskyy, tuduhan Rusia bahwa Ukraina berupaya mengakses senjata nuklir tidak benar. Ia menekankan bahwa tidak ada interaksi semacam itu yang terjadi.
Laporan dari Rusia menyatakan bahwa Inggris dan Prancis percaya bahwa dengan memiliki senjata nuklir, Ukraina bisa mendapatkan keuntungan dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama hampir lima tahun. Dalam sebuah konferensi pers di Kyiv yang dihadiri oleh Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, Zelenskyy mengecam tuduhan tersebut sebagai taktik tekanan menjelang perundingan damai yang sedang dibahas dengan bantuan Amerika Serikat.
Ketegangan politik dan ketidakpastian seputar situasi di Ukraina terus berlanjut, dengan berbagai pihak terlibat dalam spekulasi dan klaim. Dalam konteks ini, sikap Ukraina yang menolak keterlibatan senjata nuklir menunjukkan komitmen mereka terhadap diplomasi dan upaya mencari solusi damai.