15 February 2026 – Sidang isbat 2026 kembali menjadi sorotan jelang penetapan awal bulan suci Ramadan. Forum resmi yang digelar pemerintah ini direncanakan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 untuk menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah (H) sebagai rujukan pelaksanaan ibadah puasa di Indonesia.
Sidang isbat merupakan mekanisme resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Forum ini memadukan data perhitungan astronomi (hisab) dan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) di sejumlah titik observasi di seluruh wilayah negara sebagai bahan pertimbangan keputusan. Liputan6
Pelaksanaan sidang dijadwalkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat. Agenda ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait seperti perwakilan organisasi masyarakat Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta pakar falak dan unsur akademik.
Proses sidang isbat dimulai dengan pemaparan hasil hisab posisi bulan dan verifikasi laporan dari tim rukyatul hilal yang tersebar di berbagai lokasi pengamatan. Data-data ini dibahas secara bersama untuk menetapkan apakah tanda hilal yang menjadi penanda awal bulan Ramadan telah memenuhi kriteria syar’i dan ilmiah.
Keputusan akhir sidang isbat akan diumumkan oleh Menteri Agama setelah musyawarah selesai. Keputusan ini menjadi acuan resmi pemerintah dalam menentukan tanggal awal puasa Ramadan 2026 secara nasional. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi tersebut sebelum menetapkan awal ibadah puasa di wilayah masing-masing.
Penyelenggaraan sidang isbat 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam di Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan. Kejelasan tanggal 1 Ramadan menjadi dasar perencanaan aktivitas ibadah dan keseharian umat di seluruh wilayah Nusantara.