Rencana Venezuela untuk Iran Gagal Total di Tengah Krisis

[original_title]

Jackiecilley.com – Rencana Venezuela untuk Iran dikabarkan telah berhasil digagalkan, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi. Dalam wawancara yang dilakukan di Beirut, Araqchi menyampaikan bahwa usaha pihak-pihak yang dianggap musuh untuk menerapkan strategi serupa di Iran tidak membuahkan hasil. Meski mengalami berbagai tantangan akibat sanksi, Araqchi menegaskan bahwa situasi keseluruhan di Iran tetap stabil.

Araqchi juga mengacu pada klaim mengenai adanya keterlibatan Mossad dalam kerusuhan di Teheran dan kota-kota lainnya di Iran baru-baru ini. Ia menyebutkan, pada bulan Juni 2025, Iran sempat mengalami konflik selama 12 hari yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Araqchi menambahkan bahwa musuh-musuh Iran berpikir bisa memaksa negara tersebut untuk menyerah dalam waktu singkat, namun rencana itu gagal terwujud.

Menteri Luar Negeri Iran ini juga mengkritik pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang mengancam negara-negara di kawasan. Araqchi menekankan bahwa Iran menghadapi ancaman tersebut dengan perlawanan yang kuat, baik dari dalam negeri maupun dari negara tetangga seperti Lebanon.

Dalam konteks hubungan internasional, Araqchi mengungkapkan komitmen Iran untuk mencapai kesepakatan yang adil dan bermartabat dengan pihak-pihak terkait, asalkan ada saling menghormati. Namun, ia menegaskan bahwa Iran meragukan niat yang sama dari pihak Amerika Serikat. Ke depan, Iran bertekad untuk tetap berada dalam posisi yang kuat di tengah berbagai konflik geopolitik yang melibatkan negara lain.

Baca Juga  KUR Dorong Pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui Infografik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *