Jackiecilley.com – Dalam momen Dharma Santi, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya persaudaraan dan saling memaafkan di antara umat Hindu, terutama dalam menjaga persatuan nasional. Dalam pesannya yang disampaikan di media sosial, Prabowo mengajak seluruh umat untuk menghayati nilai-nilai Dharma setelah perayaan Hari Raya Nyepi.
“Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan serta memperkuat rasa persaudaraan dan nilai-nilai Dharma. Melalui nilai Tat Twam Asi, kita diingatkan untuk hidup saling menghormati dan menjunjung keseimbangan,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung pada Perayaan Dharma Santi Nasional dan Puncak perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, kaya akan keberagaman, dan menjunjung tinggi toleransi. Ia melihat umat Hindu sebagai bagian integral dalam menjaga harmoni sosial dan negara. “Saya percaya umat Hindu Indonesia telah dan akan selalu berperan penting dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan berdasarkan prinsip Tri Hita Karana. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat persatuan nasional dan membangun Indonesia yang lebih baik.
Dharma Santi sendiri merupakan perayaan puncak bagi umat Hindu setelah Hari Raya Nyepi, yang diharapkan menjadi landasan bagi perbaikan hubungan sosial dan kesatuan di tengah masyarakat yang beragam.