Menteri PU: Bendungan Strategis Dukung Swasembada Pangan dan Energi Baru

[original_title]

Jackiecilley.com – Bendungan sebagai infrastruktur strategis memiliki peran penting dalam mendukung swasembada pangan dan energi baru terbarukan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa bendungan tidak hanya berfungsi sebagai sumber irigasi namun juga menyediakan air baku dan mengurangi risiko bencana banjir di berbagai daerah.

Pada 10 Juli 2026, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan lima bendungan yang dibangun untuk memperkuat ketahanan pangan dan air negara. Di antara bendungan yang diresmikan, dua di antaranya adalah proyek yang ditangani oleh PT Nindya Karya (Persero), yaitu Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat dan Bendungan Rukoh di Pidie, Aceh.

Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung 9,91 juta m³, dirancang untuk memenuhi kebutuhan irigasi seluas 1.559 hektar dan menghasilkan energi ramah lingkungan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sementara itu, Bendungan Rukoh bertujuan untuk memperkuat sistem pengairan pertanian di Aceh.

Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, menyatakan komitmennya dalam mendukung program pembangunan nasional. Ia menegaskan pentingnya bendungan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan air di Indonesia.

Dengan adanya bendungan ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Infrastruktur ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan distribusi sumber daya air serta energi di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga  IHSG Jumat Ini Terlihat Melemah Sebanyak 97,47 Poin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *