Dubes Rwanda Yakin PTA dengan Indonesia Selesai Tahun Ini

[original_title]

Jackiecilley.com – Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, menyatakan optimis bahwa Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) antara Rwanda dan Indonesia dapat dirampungkan pada tahun ini. Dalam pernyataan yang disampaikan saat perayaan tradisional Umuganura di Jakarta, ia mengatakan, “Saya pikir pada akhir tahun ini PTA antara Republik Indonesia dan Republik Rwanda sudah dapat ditandatangani. Ini merupakan hal yang besar dalam hubungan kita.”

Harelimana mengungkapkan bahwa proses pembahasan PTA telah dimulai sejak tahun lalu, melibatkan beberapa delegasi dari kedua negara dengan kunjungan timbal balik. Delegasi Indonesia mengunjungi Kigali, ibu kota Rwanda, pada Februari 2026 untuk melakukan dialog terkait perdagangan. Sebaliknya, delegasi Rwanda juga telah datang ke Indonesia pada Mei 2026.

Selanjutnya, Dubes Harelimana memaparkan rencana kunjungan kembali delegasi Indonesia ke Rwanda yang dijadwalkan pada September mendatang untuk melanjutkan pembahasan PTA. Ia juga menambahkan bahwa Rwanda sedang menjajaki penyusunan perjanjian penghindaran pajak berganda untuk produk yang diekspor ke Indonesia dan sebaliknya.

Selain itu, Rwanda berharap bisa menandatangani perjanjian penerbangan bilateral (BASA) dengan Indonesia. Saat ini, pemegang paspor Indonesia sudah dapat memperoleh visa saat tiba di Rwanda. Kementerian Luar Negeri RI pun menggarisbawahi bahwa negosiasi ini adalah langkah strategis untuk diversifikasi pasar di Afrika dengan Rwanda dan Mauritius sebagai tujuan.

Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan, Daniel Tumpak Simanjuntak, menegaskan bahwa upaya untuk menjalin kerja sama perdagangan dengan negara-negara Afrika, termasuk Rwanda, terus diintensifkan.

Baca Juga  Kemenperin Desak Penghapusan Penyeragaman Kemasan Rokok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *