Bupati Mimika Ungkap Penyebab Banyak ASN Mundur dari Jabatan

[original_title]

Jackiecilley.com – Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengundurkan diri dari jabatannya akibat ketidakmampuan untuk mengajukan kenaikan pangkat. Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan bahwa sekitar 30 ASN, termasuk lurah dan kepala seksi, telah mengambil keputusan tersebut.

Pengunduran diri ini dilakukan secara sadar karena jabatan yang mereka pegang saat ini tidak sesuai dengan pangkat yang dibutuhkan untuk menduduki posisi tersebut. “Pangkat atau golongan ASN ini sudah ditentukan dalam sistem kepegawaian yang berlaku,” kata Rettob, Minggu di Timika.

Rettob menjelaskan bahwa karir dan kepangkatan ASN sudah diatur dalam regulasi, sehingga ketidakpatuhan pada aturan bisa mendampak pada pengembangan karir mereka. Dia mencontohkan bahwa seorang ASN yang menduduki jabatan eselon IV seharusnya memiliki pangkat minimal eselon III.b, namun jika pegawai tersebut masih berada di pangkat eselon III.a, maka mereka tidak dapat naik pangkat.

Lebih lanjut, Rettob menegaskan bahwa ia telah menyarankan para ASN tersebut untuk mengundurkan diri jika mereka tidak dapat memenuhi syarat kenaikan pangkat. “ASN perlu memikirkan karir mereka. Kita harus bertanggung jawab dan mengikuti prosedur untuk mencapai posisi yang diinginkan,” ujarnya.

Dia juga memperingatkan bahwa banyak pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Mimika yang saat ini berada di eselon III akan turun menjadi eselon IV. Hal ini bukan karena demosi, tetapi terkait dengan ketidaknormalan dalam jalur karir, di mana pegawai langsung naik ke eselon III tanpa mengikuti prosedur yang semestinya. Kejadian ini menunjukkan perlunya penegakan aturan yang lebih ketat dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga  Gangguan KA Utara Hambat Pasokan Pangan Menjelang Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *