Jackiecilley.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat tentang bahaya buka puasa bersama (bukber) yang sering diadakan selama bulan Ramadan. Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagramnya pada tanggal 28 Februari 2026, Budi menyoroti bahwa meskipun bukber memiliki nilai sosial dalam mempererat silaturahmi, praktik ini dapat menjadi kebiasaan yang tidak sehat.
Dalam videonya, Budi mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa banyaknya jadwal bukber dapat berisiko bagi kesehatan. Ia menjelaskan, banyaknya makanan berat yang dikonsumsi secara bersamaan saat berbuka puasa, terutama yang mengandung karbohidrat dan gula, dapat merugikan kesehatan. Budi mencontohkan beberapa jenis makanan yang kerap dihidangkan, seperti gorengan, nasi, dan kolak.
“Ketika bedug berbunyi, kita cenderung langsung menyantap semua makanan itu dalam waktu singkat. Ini sangat tidak sehat,” tegasnya. Pernyataan ini menggugah kesadaran akan pola makan yang baik selama Ramadan, di mana umat Muslim disarankan untuk lebih berfokus pada kebiasaan yang lebih sehat.
Peringatan ini datang di tengah maraknya kebiasaan bukber, yang sering kali menggoda masyarakat untuk mengabaikan prinsip pola makan sehat. Melalui pernyataan ini, Budi berharap agar masyarakat bisa lebih bijak dalam mengatur asupan makanan saat berbuka puasa serta tetap memperhatikan kesehatan tubuh. Ke depan, diharapkan informasi ini bisa mendorong perubahan positif dalam kebiasaan berbuka puasa di masyarakat, guna meminimalisir risiko kesehatan selama bulan suci.