CUACA EKSTREM: BMKG Peringatkan Jabodetabek dan Nusa Tenggara

[original_title]

Jackiecilley.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda berbagai wilayah di Indonesia pada awal Februari ini. Peringatan yang berlaku dari 1 hingga 2 Februari 2026 ini menyebutkan bahwa masyarakat di Jabodetabek dan sebagian besar provinsi di Pulau Jawa serta Nusa Tenggara diminta untuk meningkatkan kewaspadaan akibat hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi atmosfer yang tidak stabil menjadi penyebab pembentukan awan hujan intensif. Di DKI Jakarta, diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur sepanjang hari, dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius. Kelembapan di Ibu Kota juga cukup tinggi, mencapai 74 hingga 94 persen, yang dapat memicu dampak hidrometeorologi seperti genangan air di titik rawan banjir.

Selain Jabodetabek, BMKG telah menetapkan status “Siaga” untuk provinsi lain yang berisiko, termasuk Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan seluruh provinsi di Pulau Jawa, serta Bali dan Nusa Tenggara Timur. Di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku, BMKG mengingatkan mengenai potensi angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan penerbangan. Penyebabnya adalah bibit siklon tropis yang terpantau di sekitar perairan Indonesia, meningkatkan tinggi gelombang laut.

Kepala BMKG menyarankan agar pemerintah daerah dan masyarakat melakukan langkah mitigasi. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca secara real-time melalui saluran resmi BMKG, serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk. Pengendara diminta untuk berhati-hati terhadap kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang terbatas.

Baca Juga  Festival Sapi Jember Ajak Generasi Muda Cintai Peternakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *