Jackiecilley.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengajukan setumpuk tuntutan kepada Delcy Rodriguez, pemimpin sementara Venezuela, setelah penangkapan Nicolas Maduro pada 3 Januari. Tindakan ini diambil guna memastikan transisi kekuasaan di Caracas berlangsung sesuai dengan kepentingan AS.
Menurut laporan dari Politico, pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa stabilitas Venezuela di bawah Rodriguez, yang merupakan sekutu dekat Maduro, hanya akan terjamin jika tuntutan tersebut dipatuhi. Trump memperingatkan bahwa AS tidak segan-segan menggunakan tekanan lebih keras, termasuk opsi militer, apabila Caracas tidak menunjukkan kooperatifitas.
Lima tuntutan utama yang disampaikan kepada Rodriguez meliputi: pertama, pemerintah Venezuela diminta menghentikan aliran narkotika yang selama ini dikaitkan dengan penggunaan wilayahnya sebagai jalur transit ke AS. Kedua, Washington menuntut pengusiran semua personel asing yang dianggap mengancam, termasuk dari Iran, Kuba, dan kelompok Hizbullah.
Ketiga, Venezuela dilarang menjual minyak kepada negara-negara yang dianggap sebagai lawan AS. Keempat, Gedung Putih mendesak pembebasan seluruh warga negaranya yang saat ini ditahan di Venezuela. Kelima, Rodriguez diminta untuk membuka jalur komunikasi aktif dan menyelaraskan kebijakan luar negeri Venezuela dengan AS, yang menjadi syarat untuk mengurangi sanksi ekonomi dan pencairan aset pribadinya di luar negeri.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan Venezuela tidak lagi menjadi sarang bagi aktor global yang memusuhi Amerika. Dalam perkembangan terbaru, Rodriguez yang sebelumnya mengecam penangkapan Maduro dikabarkan mulai melunak dan menunjukkan kesiapan untuk menjalin kerja sama baru dengan AS.