Jackiecilley.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu memfasilitasi kehadiran 36 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam bazar yang diadakan bertepatan dengan kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengungkapkan bahwa bazar tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal sekaligus menambah suasana meriah bagi masyarakat saat menyaksikan pertandingan puncak.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang promosi bagi produk UMKM, di mana setiap peserta tidak dikenakan biaya untuk tempat jualan. Herwan menyatakan harapan bahwa dengan tingginya antusiasme masyarakat, penjualan produk UMKM akan meningkat. Selain bazar, nobar juga dimeriahkan dengan acara hiburan, doa bersama, serta santunan bagi anak yatim agar masyarakat dapat menikmati kebersamaan.
TVRI Bengkulu mencatat lebih dari 120 titik nobar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, menunjukkan minat masyarakat yang semakin tinggi menjelang acara final. Di lokasi nobar yang dikelola TVRI, lebih dari 1.000 penonton hadir dalam pertandingan semifinal yang lalu.
Untuk memastikan kelancaran acara, TVRI Bengkulu bekerja sama dengan sejumlah instansi seperti RRI Bengkulu, Telkomsel, dan PLN. Data lokasi nobar juga telah disampaikan kepada kepolisian untuk mendukung pengamanan dan kelancaran pasokan listrik selama acara berlangsung. Dengan keterlibatan UMKM, pemerintah berharap kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha lokal.