Menteri PKP Dorong Penanganan Kawasan Kumuh dan Ekonomi

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menekankan pentingnya penanganan kawasan kumuh yang tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta, Rabu, Menteri Sirait menyebutkan bahwa upaya perbaikan kawasan kumuh seringkali tidak bertahan lama karena aspek ekonomi keluarga yang belum diperkuat.

Untuk itu, Kementerian PKP akan menerapkan pendekatan terpadu dalam program pengembangan kawasan kumuh di Provinsi Jambi dan Sulawesi Tengah. Pemerintah daerah diminta untuk mengajukan kawasan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan penanganan komprehensif. Proyek ini akan mencakup Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta intervensi untuk mendukung perekonomian masyarakat melalui mitra seperti PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Ara juga menginformasikan bahwa penyaluran bantuan sosial saat ini dilakukan berdasarkan data yang lebih akurat. Dengan pengajuan BSPS mencapai sekitar empat juta, namun kuota yang tersedia hanya 400 ribu, penyaluran harus benar-benar tepat sasaran berdasarkan tingkat kemiskinan dan kesenjangan pendapatan.

Dalam rangka mempercepat penanganan kawasan kumuh, Menteri PKP melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala daerah, termasuk Gubernur Sulawesi Tengah dan Gubernur Jambi. Keduanya sepakat bahwa penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara holistik agar perbaikan kualitas hunian dapat diiringi dengan penguatan ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, swasta, dan masyarakat, diharapkan kondisi permukiman dapat meningkat secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga  BGN: Mitra Wajib Terima Relawan Disabilitas di Dapur MBG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *