Indonesia Perlu Koalisi Advokasi untuk Akselerasi Inovasi Kesehatan

[original_title]

Jackiecilley.com – Indonesia memerlukan koalisi advokasi untuk mempercepat adopsi inovasi kesehatan dalam masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Widyaretna Buenastuti, seorang Konsultan Public Affairs dan Komunikasi dari Inke Maris & Associates, saat memberikan Keynote Address pada seminar internasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) di Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Solo, pada 18 Juni 2026.

Dalam seminar yang bertajuk “Policy and Ecosystem Enablers for Accelerating Health Innovation in Indonesia”, Widyaretna mengungkapkan bahwa tantangan utama bukan hanya terletak pada pengembangan inovasi itu sendiri, tetapi juga pada kemampuan ekosistem untuk menerapkan dan memanfaatkan inovasi tersebut secara berkelanjutan. “Inovasi tanpa adopsi hanyalah arsip, dan adopsi tanpa kebijakan yang mendukung hanyalah mimpi,” katanya.

Widyaretna menekankan pentingnya kolaborasi di antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, industri, dan akademisi, untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi adopsi inovasi kesehatan. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan inovasi kesehatan, namun banyak hasil penelitian yang belum dapat diterima secara luas oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan perlunya upaya bersama untuk mengatasi masalah ini sehingga inovasi dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Sekitar seratus peserta dari berbagai latar belakang, termasuk peneliti, profesional kesehatan, dan mahasiswa, turut hadir dalam seminar ini untuk berbagi pandangan dan pengalaman dalam mendorong adopsi inovasi kesehatan di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan inisiatif ini dapat menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan sistem kesehatan nasional melalui inovasi yang tepat guna.

Baca Juga  Walkot Prabumulih Perintahkan Tegur Kepsek dan Ancaman Mutasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *