Hashim Tegaskan Pentingnya Keadilan di Program Hunian Manggarai

[original_title]

Jackiecilley.com – Pelaksanaan program Hunian Terjangkau Manggarai harus mematuhi prinsip keadilan, diungkapkan oleh Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo. Dalam acara groundbreaking proyek di Jakarta, Hashim menekankan pentingnya mekanisme satu peminat satu hunian untuk mencegah penyalahgunaan, seperti pembelian hunian dalam jumlah besar oleh individu tertentu yang kemudian dijual kembali.

Hashim meminta agar pihak pengelola program memperhatikan hal ini dengan serius. “Jangan sampai ada yang membeli 300 atau 500 unit untuk dialihkan kepada orang lain,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya penguatan eksekusi untuk memastikan program pemerintah dapat berjalan dengan efektif.

Pemerintah berkomitmen untuk memperluas pembangunan hunian terjangkau dengan konsep kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD). Kawasan ini direncanakan akan dibangun di daerah strategis, terutama di sekitar stasiun. Hashim menyebutkan beberapa lokasi potensial seperti Kampung Bandan, Bandung, Surabaya, dan Semarang.

Hunian di Manggarai ini terdiri dari tiga blok dengan luas lahan mencapai 2,2 hektare. Proyek ini akan menciptakan 3.784 unit hunian vertikal yang dilengkapi dengan 150 unit ritel. Target penyelesaian proyek adalah dalam 18 bulan, dengan keselamatan operasional kereta api sebagai prioritas utama.

Hashim menekankan bahwa hunian ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan pihaknya akan memastikan adanya tata kelola yang baik selama proses pelaksanaan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya lebih luas dari berbagai kementerian untuk memberikan akses tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.

Baca Juga  China Izinkan Tesla Produksi Mobil di Shanghai Meski Konflik dengan AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *