Fesyen Meningkatkan Peluang Ekonomi Melalui Karya Kreatif

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan pentingnya subsektor fesyen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Melalui pernyataannya, Riefky menyebutkan bahwa fesyen tidak hanya berkaitan dengan tampilan, tetapi juga menjadi wadah pemersatu talenta, keterampilan, inovasi, dan kekayaan budaya Indonesia yang menghasil nilai ekonomi.

Riefky mengungkapkan, di balik setiap produk fesyen terdapat cerita yang mencerminkan identitas bangsa. Ia mencatat perkembangan signifikan pada subsektor ini, di mana fesyen menyumbang 58,55 persen dari total ekspor ekonomi kreatif Indonesia senilai 5,85 miliar dolar AS. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 5,58 miliar dolar AS.

Menyangkut dampaknya terhadap perekonomian, subsektor fesyen berkontribusi 14,77 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) kreatif, dengan pertumbuhan mencapai 5,07 persen. Riefky melihat capaian ini sebagai sinyal bahwa masih banyak potensi yang harus dikembangkan, terutama dalam memperluas akses pasar internasional.

Untuk itu, Kemenekraf mendukung inisiatif kolaborasi, seperti acara Gaya Archive Chapter 4, yang berlangsung dari 18 hingga 27 September 2026. Acara ini menghadirkan karya dari 23 desainer, dengan interpretasi empat musim yang mencerminkan perjalanan fesyen Indonesia.

Ivan Gunawan, Kepala Pengembangan Bisnis IFDC, menambahkan bahwa kolaborasi dan pameran di pusat kota bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang karya lokal, sekaligus memberdayakan ekonomi kreatif. Ia berharap upaya ini dapat meningkatkan apresiasi terhadap produk fesyen lokal, menjadikannya lebih dikenal baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga  Wamendag Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan RI dengan Singapura-Malaysia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *