AS dan Israel Tetap Berjuang Sampai Akhir Kehidupan Mereka

[original_title]

Jackiecilley.com – Ulama Syiah ternama Iran, Ayatollah Seyyed Ahmad Khatami, menyampaikan pernyataan tegas mengenai hubungan antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Dalam khotbahnya pada shalat Idul Adha yang dilangsungkan di Universitas Teheran, Rabu, Khatami menegaskan, kedua negara tersebut berharap rakyat Iran akan merasa lelah dalam menghadapi segala tekanan, namun keinginan tersebut tidak akan tercapai hingga mereka meninggalkan dunia ini.

Khatami mengkritik AS dengan menyebutnya sebagai “pembohong yang tak tertandingi dalam sejarah.” Ia meminta agar musuh Iran menyampaikan kebenaran, sehingga dunia dapat menilai apakah mereka mengenal kejujuran. Terlepas dari berbagai upaya diplomasi yang dilakukan, Khatami menilai bahwa Presiden AS, Donald Trump, sering melakukan negosiasi dengan menggunakan kebohongan dan manipulasi. Ia menekankan bahwa tujuan utama musuh adalah perilaku penyerahan total dari bangsa Iran.

Sejak 28 Februari, hubungan Iran dengan AS dan Israel semakin tegang, setelah dilakukannya serangan-agresi oleh kedua negara tersebut. Insiden ini terjadi sekitar delapan bulan setelah adanya serangan sebelumnya yang dianggap tanpa provokasi, dan membawa dampak signifikan, termasuk gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Pernyataan Khatami ini mencerminkan ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan negara-negara Barat, serta pemahaman mendalam tentang realita geopolitik di kawasan Timur Tengah. Khatami menegaskan bahwa rakyat Iran akan tetap berjuang meskipun menghadapi tantangan berat dari kedua negara tersebut, yang menurutnya tidak akan berhasil menghancurkan semangat dan tekad bangsa Iran.

Baca Juga  Elham Yahya: Gus Muda Viral yang Menginspirasi di Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *