Mentan: Negara Bayar Petani untuk Pulihkan Sawah Bencana Sumatera

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan program padat karya untuk mendukung pemulihan sawah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui skema ini, petani bukan hanya memperbaiki lahan, tetapi juga mendapatkan pendapatan selama proses rehabilitasi.

Andi Amran menjelaskan bahwa kerusakan lahan pertanian akibat bencana mencapai 98.002 hektare, dengan Aceh mengalami kerusakan terluas sebesar 54.233 hektare, disusul Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah menargetkan rehabilitasi lahan yang rusak ringan hingga sedang selesai dalam waktu maksimal tiga bulan.

Dalam program ini, pemilik lahan akan terlibat langsung dalam perbaikan sawah mereka, sementara biaya perbaikan akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Selain itu, petani akan menerima bantuan benih gratis dan dukungan dalam pengolahan tanah dan perbaikan irigasi.

Menteri juga menyampaikan bahwa di Aceh, sekitar 10.000 hektare lahan akan direhabilitasi dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 200.000 hari orang kerja. Pembayaran kepada petani akan dilakukan secara harian, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan keluarga sambil bekerja di lahan mereka sendiri.

Pembangunan kembali lahan pertanian ini dianggap sangat penting untuk menjaga produksi pangan nasional, dan pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan rehabilitasi secara bertahap dengan fokus pada kerusakan yang lebih ringan dulu. Rincian rehabilitasi mengungkapkan target luas rehabilitasi di tiga provinsi mencapai total 13.708 hektare.

Dengan langkah ini, diharapkan produksi pertanian dapat kembali pulih dan meminimalisir dampak bencana bagi perekonomian lokal.

Baca Juga  Unuja Paiton Kirim 28 Dosen Program Doktoral ke Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *