Bantuan 100 Tenda, Pasar Aceh Tamiang Kembali Hidup

[original_title]

Jackiecilley.com – Bantuan 100 unit tenda telah disalurkan kepada pedagang di Pasar Kuala Simpang, Aceh Tamiang, sebagai bagian dari pemulihan pasca-banjir yang melanda daerah tersebut pada November 2025. Hujan intens menyebabkan banjir yang merusak infrastruktur pasar dan menghentikan aktivitas jual-beli, mengakibatkan banyak pedagang kehilangan pendapatan.

Pasar Kuala Simpang, yang telah beroperasi sejak 1982, menjadi salah satu lokasi yang paling terpukul dari bencana ini. Laporan dari Kementerian Perdagangan mencatat bahwa terdapat 32 pasar rakyat di Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut. Aktivitas ekonomi di kawasan tersebut terhenti, dan masyarakat kesulitan mengakses barang kebutuhan pokok.

Dalam upaya cepat memulihkan keadaan, Kementerian Perdagangan meluncurkan program Kemendag Peduli, yang bertujuan untuk menormalkan fungsi pasar rakyat dan mendukung para pedagang dalam kegiatan mereka. “Kami berupaya segera memulihkan kondisi pasar,” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, dalam siaran pers yang dirilis pada 1 Januari 2026.

Bantuan ini diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian setempat, Ibnu Aziz. Tenda-tenda ini diharapkan dapat digunakan oleh 295 pedagang sambil menunggu rehabilitasi bangunan pasar yang lebih mendalam.

Selain di Aceh Tamiang, Kementerian juga fokus pada pemulihan di daerah terdampak lainnya di Sumatra Utara dan Barat. Program ini merupakan langkah awal untuk memulihkan stabilitas ekonomi masyarakat, memungkinkan pedagang berjualan kembali dan kembali melayani kebutuhan masyarakat. Kehadiran tenda darurat ini menjadi harapan baru bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit setelah bencana.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 6,2 Guncang NTT, Sejumlah Bangunan Alami Kerusakan Ringan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *