Ulama Berkumpul di Pesantren Lirboyo Bahas Polemik PBNU

[original_title]

Jackiecilley.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengumumkan rencana pertemuan para ulama di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Pertemuan ini bertujuan untuk menyelesaikan polemik yang berkembang di internal organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Yahya menyatakan, “Insyaallah akan ada pertemuan yang lebih luas, dengan mengundang para kiai sepuh dan pemimpin di lingkungan NU.”

Meskipun tanggal pasti pertemuan belum disepakati, Yahya menegaskan bahwa kesepakatan di antara para kiai untuk segera menyelenggarakan acara tersebut telah dicapai. Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaikan masalah yang ada. Yahya mengingatkan bahwa NU memiliki sistem aturan dan konstitusi yang jelas yang menjadi landasan bagi setiap pernyataan dan tindakan anggotanya.

Dalam silaturahim yang dihadiri sekitar 50 kiai dari berbagai daerah, Yahya menyoroti keprihatinan para alim ulama mengenai hasil rapat harian Syuriah PBNU yang menyarankan dirinya untuk mundur. Ia menjelaskan bahwa segala permasalahan dalam organisasi harus diselesaikan berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta tanpa memperuncing konflik di antara kepemimpinan.

Risalah rapat harian Syuriah sebelumnya yang ramai dibicarakan di media sosial menyampaikan permintaan kepada Yahya untuk mengundurkan diri, dan telah ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Menanggapi hal itu, Yahya menegaskan belum menerima surat resmi terkait isu tersebut.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf juga menyerukan kepada seluruh pengurus NU untuk tetap tenang dan menjaga suasana kondusif menghadapi dinamika di dalam organisasi.

Baca Juga  60 Atlet Porprov Dapat Penghargaan di Haornas XLII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *