TransJakarta Terjadi Kecelakaan, Pramono: Sopir Diduga Ngantuk

[original_title]

Jackiecilley.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan penjelasan terkait insiden adu banteng yang melibatkan bus Transjakarta di jalur layang koridor 13. Dalam pernyataannya, Pramono mengungkap bahwa kondisi sopir, yang bernama Yayan, diduga mengantuk saat mengemudikan bus tersebut.

Insiden ini terjadi ketika bus Transjakarta yang dikemudikan Yayan, masuk ke lajur berlawanan akibat ketidakmampuan sopir untuk mengontrol kendaraan. Menurut Pramono, sopir tersebut telah bekerja selama dua hari berturut-turut, yang mungkin menjadi faktor penyebab kelelahan dan kurangnya konsentrasi saat mengemudikan bus.

Peristiwa tersebut menarik perhatian publik karena berpotensi menimbulkan dampak serius bagi keselamatan penumpang dan pengendara lain di jalan. Pramono menegaskan pentingnya perhatian pada faktor keselamatan dalam operasi angkutan umum seperti Transjakarta. Ia mengingatkan bahwa cabang transportasi publik harus senantiasa dijaga agar tidak terjadi insiden yang merugikan.

Pihak berwenang di Jakarta kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai insiden ini untuk memastikan langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Penegakan aturan keselamatan bagi sopir dan penjaminan kondisi fisik yang baik menjadi fokus utama dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam konteks ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memperhatikan keselamatan di jalan raya serta mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi umum. Di akhir pernyataannya, Pramono menekankan perlunya kerjasama antara semua pihak untuk menciptakan lingkungan berkendara yang aman.

Baca Juga  Danantara Wajibkan Pengadaan Kapal BUMN Melalui PT PAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *