Jackiecilley.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melanjutkan program pembangunan Multi Years Project (MYP) tahap II dengan total anggaran mencapai Rp5 triliun. Dana ini akan digunakan untuk berbagai infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, irigasi, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo, mengungkapkan bahwa program ini mencakup sebelas item, dengan Rp4 triliun di antaranya dialokasikan untuk tahun jamak (multi years) dan Rp1 triliun untuk tahun tunggal (single year). Proyek yang dibiayai dengan skema tahun jamak ini diharapkan rampung dalam periode 2027-2029, sementara proyek tahun tunggal ditargetkan selesai dalam waktu 12 bulan.
Anggaran MYP tahap pertama tercatat sekitar Rp3,7 triliun, sehingga total alokasi untuk kedua tahap ini mencapai lebih dari Rp7,7 triliun. Dana yang digunakan adalah hasil efisiensi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan Pemprov serta DPRD Sulsel memastikan bahwa alokasi ini tidak membebani keuangan daerah.
Hingga saat ini, beban utang Pemprov Sulsel mencapai Rp1,03 triliun, yang mencakup kewajiban jangka pendek dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum disalurkan ke kabupaten dan kota. Pembahasan mengenai program MYP tahap II melibatkan tim ahli untuk menilai kemampuan fiskal Pemprov hingga 2029.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa wilayah yang tidak terjangkau oleh MYP tahap pertama akan mendapatkan alokasi di tahap kedua, guna memastikan pembangunan infrastruktur merata di seluruh daerah Sulsel. Kesiapan dan kepastian dalam pelaksanaan MYP tahap dua menjadi perhatian serius dari Badan Anggaran DPRD Sulsel.