Jackiecilley.com – Drama Korea “Doctor X: The Era of the White Mafia” yang dibintangi oleh Kim Ji Won, kini tengah menuai kontroversi dan desakan untuk menghentikan penayangannya melalui sebuah petisi. Kontroversi ini mencuat setelah drama medis tersebut menampilkan peristiwa Pemberontakan Demokratis 18 Mei di Gwangju, yang dianggap sensitif dan tidak pantas untuk diangkat dalam konteks cerita.
Meskipun mengalami kesuksesan dengan meraih rating pemirsa mencapai 19,5 persen, tertinggi dalam sejarah penayangannya, drama ini menjadi pusat perhatian publik. Petisi yang bertajuk “Request to Stop Broadcasting the SBS Drama Doctor X” diunggah ke sistem petisi elektronik Majelis Nasional Korea Selatan pada tanggal 24 Oktober 2026. Petisi tersebut telah mendapatkan lebih dari 100 tanda tangan, memenuhi jumlah minimum untuk dapat dipertimbangkan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Isi petisi ini mencerminkan keprihatinan masyarakat mengenai bagaimana peristiwa sejarah yang sensitif dapat diperlakukan dengan sembarangan dalam tayangan hiburan. Episode yang memicu kontroversi mengisahkan seorang pasien, Oh Sang-beom, yang menderita akibat luka tembus di kepala selama 46 tahun. Penjiwaan karakter ini, yang seharusnya menceritakan ketahanan manusia, justru dipandang sebagai pengabaian konteks sejarah yang kelam.
Saat berita ini ditulis, petisi masih dalam tahap peninjauan oleh otoritas terkait. Respons publik terhadap tayangan ini menunjukkan bahwa masyarakat Korea Selatan sangat peduli terhadap representasi sejarah dan bagaimana media bisa memengaruhi persepsi publik mengenai peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah mereka.