Pegawai Hyundai Lakukan Mogok Kerja Tuntut Kenaikan Upah

[original_title]

Jackiecilley.com – Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, menghadapi protes dari pekerjanya yang melakukan mogok kerja akibat kegagalan mencapai kesepakatan mengenai upah. Aksi mogok ini menjadi yang pertama dalam satu dekade terakhir dan dilaksanakan selama delapan jam pada Jumat, 21 Agustus 2023.

Lebih dari 39.000 anggota serikat pekerja terlibat dalam aksi tersebut, yang mengakibatkan penghentian operasional di pabrik Hyundai di Ulsan, Jeonju, dan Asan selama total 16 jam. Sejak perundingan upah dimulai pada Mei, serikat pekerja telah melakukan aksi mogok selama total 60 jam.

Kerugian yang diperkirakan akibat tindakan ini mencapai 55.200 kendaraan, dengan potensi kerugian penjualan melebihi 2,3 triliun won. Gangguan dalam proses produksi kemungkinan akan semakin buruk, karena serikat pekerja berencana melanjutkan pemogokan tambahan selama empat jam pada hari Senin dan Selasa mendatang.

Aksi ini muncul setelah manajemen dan serikat pekerja tidak dapat menemukan titik temu terkait kenaikan gaji, dengan tuntutan kenaikan berbasis kinerja sebesar 50 persen, pengembalian pekerja yang dipecat, serta perpanjangan usia pensiun. Dalam perkembangan terkait, serikat pekerja Kia Corp., yang merupakan afiliasi Hyundai, juga merencanakan pemogokan serupa setelah gagal mencapai kesepakatan.

Pekerja Kia meminta kenaikan gaji pokok bulanan sebesar 149.600 won dan bonus kinerja setara dengan 30 persen dari laba operasional tahun lalu. Jika aksi ini dilanjutkan, ini akan menjadi pemogokan pertama Kia dalam enam tahun terakhir.

Baca Juga  Jadwal Adzan Magrib Hari Ini Jakarta 21 Februari 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *