Lintas Iman Serukan Perlindungan Warga Tanpa Tunggu Darurat

[original_title]

Jackiecilley.com – Sekretariat Bersama Aksi Iklim Lintas Iman menekankan pentingnya perlindungan kesehatan bagi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tanpa menunggu penetapan status tanggap darurat. Dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Sabtu, Wakil Ketua Johan Kristantara menyatakan bahwa bantuan harus segera disalurkan saat warga menghadapi risiko paparan asap, mengingat risiko kesehatan yang dihadapi oleh seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.

Komunike yang diprakarsai oleh Sekretariat ini mencakup seruan untuk menghentikan karhutla dan memperbaiki tata kelola lingkungan. Tercatat oleh Yayasan Amanah Daya Nusantara, sebanyak 174.694 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terjadi dari 18 Agustus hingga 21 September 2026, menunjukkan dampak signifikan dari karhutla yang perlu segera diatasi.

Johan menekankan bahwa kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, memerlukan perhatian khusus dalam hal penyediaan informasi tentang kualitas udara, layanan kesehatan, dan akses air bersih. Rizal Algamar, Ketua Sekretariat, mengajak untuk lebih fokus pada pencegahan karhutla daripada hanya menunggu pemadaman setelah kebakaran terjadi, menegaskan pentingnya memberdayakan masyarakat setempat dalam upaya pencegahan.

Komunike ini mendapatkan dukungan dari sembilan organisasi keagamaan dan masyarakat dan dikeluarkan pada 22 Oktober 2026. Dalam pernyataannya, Sekretariat juga menyerukan penegakan hukum yang transparan terkait pelanggaran karhutla. Dengan penanganan yang lebih proaktif, diharapkan dampak kebakaran hutan dapat diminimalisir dan kesehatan warga terlindungi secara optimal.

Baca Juga  EL TARI PERKIRAKAN PENUMPANG NATARU CAPAI 79 RIBU ORANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *