Danantara Wajibkan Pengadaan Kapal BUMN Melalui PT PAL

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Danantara mewajibkan seluruh perusahaan pelayaran negara dan BUMN untuk melakukan pengadaan kapal melalui PT PAL Indonesia. Kebijakan ini disampaikan oleh COO Danantara, Dony Oskaria, dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Rabu.

Dony menekankan bahwa produksi kapal di dalam negeri menjadi langkah penting untuk memperkuat posisinya di industri perkapalan nasional. Menurutnya, langkah ini beriringan dengan konsolidasi PT PAL yang telah selesai dilakukan tahun lalu dan akan dilanjutkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri. “Tanpa adanya perlindungan terhadap industri lokal, sulit bagi kita untuk berkembang,” ujar Dony.

Dengan mewajibkan BUMN seperti PT Pelni, ASDP, dan Pertamina International Shipping untuk memproduksi kapal di PT PAL, diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kemampuan industri lokal. Dony percaya bahwa jika industri dalam negeri terus dipandang sebelah mata, pertumbuhan yang diharapkan akan sulit tercapai.

Selain sektor perkapalan, Dony juga menyoroti pentingnya transformasi PT Industri Kereta Api (Inka). Rencana kerja dan anggaran perusahaan untuk tahun 2026 mencakup perbaikan kinerja keuangan serta penguatan fasilitas produksi Inka yang berada di Banyuwangi, Jawa Timur. Transformasi ini sejalan dengan rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam memperbarui gerbong dan lokomotif yang sudah tua dalam lima tahun ke depan.

Dengan langkah-langkah ini, Danantara bercita-cita untuk menjadikan industri perkapalan dan kereta api Indonesia lebih kompetitif dan mandiri, serta berkontribusi pada perekonomian nasional secara menyeluruh.

Baca Juga  Perguruan Tinggi Bersinergi Tingkatkan Penggunaan Kemiri di Ropang Sumbawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *