Dana Himbara Sentuh Rp400 T, Purbaya Optimis Kredit Tumbuh 15%

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penempatan dana pemerintah di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) meningkat menjadi Rp400 triliun. Keputusan ini diambil untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan serta mendorong penyaluran kredit ke sektor riil, yang diharapkan dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan sekitar Rp300 triliun di Himbara pada tahun lalu. Purbaya percaya, dengan penambahan ini, pertumbuhan kredit dapat mencapai antara 14% hingga 15% pada 2023. Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap kondisi likuiditas perbankan yang mulai mengetat, memberikan ruang bagi sektor perbankan untuk kembali melaksanakan rencana ekspansi kredit yang sempat tertahan.

Purbaya menjelaskan, jika likuiditas dikelola dengan baik, pertumbuhan kredit dapat meningkat lebih tinggi. “Jika kita atur dengan baik, pertumbuhan kredit bisa mencapai 14%-15%,” ujar Purbaya.

Menteri Keuangan menyatakan bahwa langkah ini merupakan arahan dari Presiden untuk mengatasi berbagai hambatan pertumbuhan ekonomi. Dengan menciptakan likuiditas yang memadai, diharapkan bunga di pasar dapat menurun, sehingga investasi juga meningkat. Ia meyakinkan bahwa penguatan likuiditas tidak akan mengancam kesehatan fiskal, dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam batas aman, tidak melebihi 3%.

Penambahan likuiditas diharapkan akan memicu kembali optimalnya mekanisme pasar, sehingga fungsi perbankan dapat berjalan lebih efektif. Purbaya menekankan pentingnya menjaga likuiditas agar perekonomian dapat melaju kembali, memberikan kepercayaan kepada pelaku usaha untuk berinvestasi.

Baca Juga  ABB: Investasi SDM Jadi Kunci Pengembangan Teknologi Otomatisasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *