China Jadi Tujuan Utama Ekspor Rempah Indonesia

[original_title]

Jackiecilley.com – China menjadi tujuan utama ekspor komoditas rempah Indonesia, termasuk kapulaga, yang memiliki peran penting dalam memberikan aroma dan rasa pada hidangan hotpot. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, antara Januari hingga Mei 2026, Indonesia mengirimkan 3.604 ton kapulaga ke China. Jumlah ini menyumbang sekitar 98 persen dari total ekspor kapulaga nasional dalam periode yang sama, dengan nilai mencapai 17,8 juta dolar AS.

Selain kapulaga, Indonesia juga mengekspor rempah lainnya ke China, seperti biji pala. Sejak awal tahun ini, sebanyak 4.020 ton pala telah dikirim dengan total nilai 19,9 juta dolar AS. China juga menjadi pasar penting bagi cengkeh, lada putih, dan lada hitam dari Indonesia. Nilai ekspor cengkeh ke China telah mencapai 3,2 juta dolar AS, sementara lada putih dan lada hitam masing-masing tercatat sebesar 2,2 juta dolar AS dan 5,5 juta dolar AS.

Pemerintah Indonesia melihat potensi pasar yang besar di China dan terus berupaya mempromosikan komoditas rempah melalui berbagai kegiatan, termasuk pameran China Food Trade Fair yang diadakan di Kota Wuhan pada akhir Maret lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan permintaan terhadap produk rempah Indonesia di pasar internasional. Dengan langkah ini, Indonesia berharap dapat memperluas jangkauan ekspornya dan mendiversifikasi pasar tujuan untuk komoditas rempah yang dimiliki.

Baca Juga  Bacaan Takbir Idul Fitri yang Dikumandangkan Jelang Lebaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *