Bulog Sukses Serap 4 Juta Ton Beras Berkat Sinergi Tim

[original_title]

Jackiecilley.com – Perum Bulog berhasil melampaui target penyerapan beras dalam negeri pada tahun 2026, dengan realisasi mencapai 4,25 juta ton setara beras. Keberhasilan ini berkat koordinasi intensif antara Bulog, petani, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam sektor pertanian. Kurnia Pradipta, Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Semarang, menjelaskan bahwa sinergi ini manjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.

Sejak awal tahun, Bulog telah membangun komunikasi dengan dinas pertanian dan penyuluh lapangan (PPL) untuk memastikan bahwa informasi terkait kesiapan panen dapat disampaikan dengan cepat. Petani dan gabungan kelompok tani juga dilibatkan dalam memberikan informasi real-time mengenai potensi hasil panen di wilayah masing-masing. Tim Jemput Pangan Bulog secara langsung mendatangi lokasi panen untuk melakukan pembelian, pemeriksaan kualitas, dan penimbangan gabah.

Proses ini memastikan bahwa penyerapan dapat berjalan lancar dengan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari petugas pemeriksa, armada transportasi, hingga mekanisme pembayaran yang memudahkan petani. Di Kabupaten Kendal, misalnya, Bulog mengandalkan informasi mengenai luas lahan dan jumlah tonasi gabah yang akan dipanen untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Kurnia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam proses penyerapan hasil panen, serta menegaskan komitmen Bulog untuk terus optimalkan penyerapan hasil pertanian dalam negeri. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan cadangan beras nasional, tetapi juga memberikan kepastian harga untuk petani.

Dengan pencapaian ini, Bulog menunjukkan bahwa keberhasilan penyerapan beras bergantung pada sinergi dari hulu hingga hilir, yang memainkan peran penting dalam memastikan ketersediaan pangan di masyarakat.

Baca Juga  Johnson Panjaitan Meninggal, Kenang Dedikasi dan Perjalanan Hidupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *