Indonesia Perkuat Pertahanan Udara, Borong Jet Tempur KF‑21 dan KAAN

Jakarta, 14 Juni 2025 – Pemerintah Indonesia secara resmi menandatangani dua kesepakatan strategis bidang pertahanan dalam gelaran Indo Defence 2025 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (12/6). Kerja sama ini melibatkan pembelian 48 unit jet tempur KF‑21 dari Korea Selatan, serta pengadaan 48 jet tempur generasi baru, KAAN dari Turki, yang akan diproduksi secara lokal.

Menteri Pertahanan, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjaja, dalam keterangan persnya mengatakan bahwa kedua kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam modernisasi alutsista TNI. “Dengan adanya jet tempur canggih KF‑21 dan KAAN, Indonesia semakin siap menghadapi tantangan keamanan regional maupun global,” ungkap Agus di sela-sela penandatanganan kesepakatan tersebut.

Jet tempur KF‑21, hasil kerja sama Indonesia dan Korea Selatan, akan mulai dikirim secara bertahap mulai 2026 hingga 2030. Sementara itu, KAAN dari Turki akan diproduksi di fasilitas PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, mulai akhir 2026. Hal ini sekaligus membuka peluang transfer teknologi dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.

Pengamat militer dari Lembaga Kajian Pertahanan Nasional (LKPN), Dr. Indra Gunawan, menilai positif langkah pemerintah. “Ini langkah strategis dan krusial. Pengadaan jet tempur canggih ini meningkatkan posisi diplomasi pertahanan Indonesia secara signifikan,” ujar Indra.

Kesepakatan ini juga memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan Korea Selatan dan Turki, menandai kemitraan strategis yang semakin erat antara ketiga negara tersebut.

Baca Juga  AS-Israel Serang Iran, Kemlu Awasi Keadaan WNI di Sana