Jackiecilley.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan IDX Green Equity Designation, yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia. Melalui program ini, BEI menetapkan saham perusahaan yang memenuhi kriteria aktivitas ekonomi hijau serta transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa penetapan ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas perusahaan kepada investor, serta menyediakan informasi yang lebih terstruktur dan transparan. Pada tahap awal, tiga emiten telah ditetapkan sebagai Saham Hijau, yaitu PT Hero Global Investment Tbk, PT Kencana Energi Lestari Tbk, dan PT TBS Energi Utama Tbk.
Proses penetapan melibatkan penyedia reviu eksternal, termasuk S&P Global Ratings dan PT Sucofindo. Jeffrey menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk membantu pasar dalam mengidentifikasi emiten yang berkontribusi terhadap ekonomi hijau. Penetapan saham hijau ini juga diharapkan dapat membuka peluang pembiayaan dan memperluas basis investor yang berorientasi pada keberlanjutan.
Selanjutnya, IDX Green Equity Designation dikembangkan berdasarkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia dan praktik terbaik internasional. Kerangka penetapan ini berpegang pada lima pilar utama, yaitu Financial, Taxonomy, Governance, Assessment, dan Disclosure.
Penetapan berlaku secara sukarela bagi emiten yang memenuhi kriteria dan diharapkan dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam strategi bisnisnya. Dengan semakin banyaknya emiten yang memenuhi standar, BEI berharap dapat mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon. Namun, BEI juga menegaskan bahwa penetapan ini tidak menjamin kinerja keuangan, sehingga investor tetap disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh sebelum berinvestasi.