Jackiecilley.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja mengeluarkan kebijakan yang mengejutkan dunia kesehatan global. Kebijakan ini mewajibkan semua obat generik impor untuk masuk ke pasar AS tanpa dikenakan bea masuk selama dua tahun ke depan. Pengumuman ini dibuat pada 21 Juli 2026, dengan tujuan agar perusahaan farmasi multinasional memindahkan fasilitas produksi mereka ke dalam negeri.
Setelah periode bebas tarif tersebut berakhir, tarif impor obat generik diproyeksikan akan melonjak tajam. Pada tahun ketiga, tarif akan meningkat hingga 100%, dan diperkirakan akan mencapai 200% di tahun-tahun berikutnya. Langkah ini bertujuan untuk menggenjot produksi domestik (reshore) dan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak mematuhi kewajiban untuk mendirikan pabrik di AS.
Menurut data dari Food and Drug Administration (FDA), lebih dari 90% resep yang dikonsumsi masyarakat Amerika merupakan obat generik. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan mendorong inovasi dalam industri farmasi dalam negeri.
Waktu implementasi kebijakan ini cukup ketat, dengan skema tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Trump menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari strategi untuk memastikan keberlanjutan produksi obat generik di AS. Kebijakan ini pun berpotensi memicu ketegangan dalam hubungan perdagangan internasional, khususnya dengan negara-negara yang menjadi pemasok utama obat generik ke AS. Akankah kebijakan ini berhasil mencapai tujuannya? Waktu akan menjawabnya.