Refocusing MBG Fokus Pada Penanganan Stunting Masyarakat

[original_title]

Jackiecilley.com – Refocusing Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah yang tepat dalam meningkatkan penanganan stunting, menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Raharjo. Namun, evaluasi program ini tidak hanya perlu mengubah sasaran penerima, melainkan juga harus memperbaiki tata kelola, penyediaan makanan, serta mekanisme evaluasi agar program efektif menekan angka stunting.

Dalam diskusinya, Sri Raharjo menekankan pentingnya perbedaan antara program penanganan stunting dan penyediaan makanan bergizi bagi siswa. Ia mengungkapkan, jika tujuan utama MBG adalah mengatasi stunting, pelaksanaannya harus difokuskan pada daerah dengan prevalensi stunting tertinggi. Ia mencatat, wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur masih menghadapi tantangan tinggi dalam kasus stunting, namun pembangunan fasilitas lebih banyak dilakukan di daerah dengan infrastruktur yang lebih baik.

Raharjo juga mengkritisi ambisi pemerintah yang terlalu tinggi dalam perluasan penerima manfaat tanpa memastikan kesiapan infrastruktur dan keamanan pangan. Kasus keracunan yang muncul menandakan perlunya pembenahan yang seharusnya dilakukan lebih dulu. Ia menekankan bahwa ketimpangan terjadi akibat skema pembangunan yang lebih menguntungkan investor di lokasi dengan akses yang baik, menjadikan wilayah yang membutuhkan justru semakin tertinggal.

Raharjo menyarankan penggunaan dapur dan kantin sekolah yang sudah ada untuk efisiensi, serta menjaga aspek keamanan pangan. Menurutnya, keberhasilan program ini harus diukur dari perubahan status gizi penerima, bukan sekadar jumlah makanan yang dibagikan. Fokus utama, ia menambahkan, harus memperhatikan kelompok yang membutuhkan intervensi gizi, dengan pemerintah mengambil peran lebih besar jika skema investasi tidak berjalan baik.

Baca Juga  Harga Emas Antam Turun Rp57 Ribu, 1 Gram kini Rp2,4 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *