Jackiecilley.com – Amerika Serikat (AS) dan Israel baru-baru ini melancarkan serangan udara ke Iran, yang memicu kekhawatiran di berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Dalam situasi yang semakin memanas ini, Kemlu RI secara aktif memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran.
Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengungkapkan bahwa KBRI Teheran tengah melakukan komunikasi intensif dengan WNI di Iran untuk memastikan keselamatan mereka. Serangan dilaporkan terjadi pada pukul 09.45 waktu setempat dan menyasar beberapa kota di Iran. Menyusul situasi ini, KBRI juga telah mengeluarkan edaran yang berisi panduan bagi WNI mengenai langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi kondisi darurat.
Sebagai langkah awal, KBRI Teheran berfokus pada penilaian menyeluruh mengenai situasi keamanan saat ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua WNI dapat dilindungi dengan baik. Nabyl menekankan pentingnya evaluasi berkala dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi eskalasi konflik yang lebih lanjut.
Keadaan di Iran yang tidak stabil ini tidak hanya berdampak pada warga negara asing, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya konflik yang lebih luas di kawasan tersebut. Kementerian Luar Negeri RI berkomitmen untuk tetap memantau dan merespons situasi ini dengan cepat dan hati-hati, agar warga Indonesia di Iran tetap aman.
Pihak Kemlu berharap situasi ini segera membaik dan menyerukan pada seluruh WNI untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh KBRI.