Trump Ungkap Iran Minta Pertemuan dengan AS di Doha

[original_title]

Jackiecilley.com – Iran telah meminta pertemuan dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Doha, Qatar, pada Selasa, 30 Juni. Permintaan ini disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump melalui akun media sosialnya, yang mengindikasikan bahwa topik utama dalam pertemuan tersebut adalah pelayaran di Selat Hormuz.

Menurut sumber dari pejabat AS yang enggan disebutkan namanya, pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu penting antara kedua negara. Namun, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, membantah bahwa ada rencana resmi untuk mengadakan pembicaraan teknis minggu ini. Ia menegaskan tidak ada pertemuan kelompok kerja yang dijadwalkan, meskipun konsultasi mengenai isu-isu penting masih berlangsung dengan melibatkan Qatar sebagai perantara.

Meskipun demikian, Gharibabadi menyatakan bahwa pertemuan teknis antara AS dan Iran dapat dilaksanakan setelah kedua belah pihak sepakat mengenai waktu dan tempat. Konsultasi yang dilakukan diharapkan mengarah pada penyelesaian isu-isu yang terkandung dalam memorandum yang telah ditandatangani secara daring pada 18 Juni, yang mengatur pengakhiran konflik militer dan pengembalian pelayaran di Selat Hormuz.

Memorandum tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran, serta komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Isu terkait program nuklir Iran akan dibahas dalam perjanjian terpisah, dengan negosiasi diharapkan berlangsung dalam waktu 60 hari ke depan. Iran berharap hasil akhir dari pertemuan ini akan mencakup pencabutan sanksi yang memberatkan negara tersebut.

Baca Juga  Ponpes Darul Amanah Kendal Terima Penghargaan Ramah Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *