Jackiecilley.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah masih mempertimbangkan opsi untuk melanjutkan tugas Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI). Meskipun masa tugas resmi Satgas tersebut telah berakhir pada Desember 2024, Purbaya menjelaskan bahwa sejumlah masalah dan aset negara masih belum sepenuhnya diselesaikan. Ia menekankan pentingnya menyusun strategi baru agar penanganan BLBI di masa mendatang lebih terstruktur.
Dalam konferensi pers di Gedung BPPK, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026), Purbaya mengakui bahwa meskipun masa kerja formal Satgas telah usai, tantangan yang dihadapi tetap mengemuka. Ia menjelaskan, “Satgas BLBI kan habis tahun lalu, jadi sudah tidak ada ini. Cuma masih ada ranahnya berkeliaran.”
Lebih lanjut, Purbaya mengindikasikan bahwa keputusan terkait kelanjutan tugas Satgas tidak akan diambil dalam waktu dekat, mengingat fokus saat ini adalah pada perbaikan internal lembaga, serta menunggu proses pergantian pejabat. Saat ini, Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban, yang juga menjabat sebagai Dirjen Kekayaan Negara, telah direncanakan memasuki masa pensiun.
Purbaya menggarisbawahi pentingnya menyelesaikan masalah yang melibatkan aset dan kebijakan terkait yang sebelumnya tidak teratasi. Dengan situasi kepemimpinan yang sedang bertransisi, ia berharap dapat mengatasi tantangan ini dan memastikan penanganan yang lebih efektif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang telah berlarut-larut dan meningkatkan kinerja institusi keuangan di Indonesia.