Pertemuan Nabi Muhammad SAW Dengan Para Nabi Sebelumnya

[original_title]

Jackiecilley.com – Dalam peristiwa Isra dan Mikraj, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam mengalami pengalaman spiritual yang mendalam, termasuk pertemuan dengan para nabi sebelumnya. Dalam perjalanan ke Sidratul Muntaha, beliau ditemui oleh tujuh nabi, termasuk Nabi Adam dan Nabi Ibrahim Alaihissalam. Peristiwa ini dicatat dalam beberapa hadis sahih, yang mendalami makna dan dampaknya dalam sejarah Islam.

Pertemuan ini melakukan penegasan pentingnya hubungan antar nabi serta membangun jembatan spiritual dalam tradisi keagamaan. Dalam kitab Riyadhus Salihin, Imam an-Nawawi menukil bahwa Nabi Ibrahim menyampaikan pesan kepada Rasulullah untuk menyampaikan salam kepada umatnya dan menggambarkan surga sebagai taman yang subur dengan air yang segar, beserta ungkapan-ungkapan pujian kepada Allah.

Selanjutnya, Ath-Thabari dalam karyanya, Tarikh al-Rusul wa al-Muluk, menjelaskan proses pertemuan ini lebih jauh. Ketika Nabi Muhammad diangkat menjadi nabi, beliau sering tidur di sekitar Ka’bah. Suatu ketika, malaikat Jibril dan Mikail mendatanginya untuk misi khusus. Mereka membangunkan beliau dan melakukan ritual penyucian, dengan mencuci keraguan dan kesalahan yang bersarang dalam dirinya, dan menggantinya dengan iman serta kebijaksanaan.

Setelahnya, Nabi Muhammad diangkat ke langit. Saat memasuki alam tersebut, Jibril memperkenalkan Rasulullah kepada para penghuni langit yang menyambutnya dengan baik. Kunjungan ini memberikan penguatan terhadap misi beliau sebagai nabi terakhir.

Pengalaman ini menjadi landasan bagi banyak umat Islam dalam memahami pentingnya spiritualitas dan hubungan antar nabi, serta signifikansi Isra dan Mikraj dalam sejarah kebangkitan Islam.

Baca Juga  Airlangga Sebut Penetapan UMP 2026 Sudah Sesuai Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *