Jackiecilley.com – Pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp883 miliar untuk stimulus diskon empat moda transportasi pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Anggaran ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp387 miliar. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, dalam acara Nataru Mobility Expo 2026 yang berlangsung di Sarinah, Jakarta, Minggu.
Stimulus ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memacu pertumbuhan perekonomian di kuartal IV tahun 2026. Dradjad menyatakan bahwa libur Natal dan tahun baru menjadi momen krusial bagi pertumbuhan ekonomi nasional, tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga perdagangan dan usaha kecil.
Dalam program ini, masyarakat akan mendapatkan berbagai kemudahan dan diskon menarik. Diskon transportasi, misalnya, mencakup penghapusan 100 persen PPN untuk tiket ekonomi rute domestik, berlaku untuk periode penerbangan dari 22 Desember hingga 10 Januari. Pembelian tiket sudah dapat dilakukan sejak 20 Oktober.
Untuk moda kereta api, terdapat diskon 30 persen untuk tiket kelas ekonomi di Pulau Jawa dan Sumatera Utara antara 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027. Sementara itu, transportasi laut juga memberikan diskon serupa untuk tarif dasar kelas ekonomi dari 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Penyeberangan ASDP menawarkan gratis tarif jasa pelabuhan bagi pejalan kaki dan kendaraan tertentu di 14 pelabuhan dalam periode yang sama.
Dengan langkah ini, pemerintah berusaha memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan terjangkau, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.