Jackiecilley.com – Acara Expo Keuangan dan Seminar Syariah (Eksis) 2026 berlangsung di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, mulai 20 hingga 23 Agustus. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan masyarakat.
Anggota Dewan Komisioner OJK, Dicky Kartikoyono, menekankan bahwa Eksis bukan hanya sekadar expo, melainkan sebuah jembatan yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman, serta membantu masyarakat membuat pilihan yang tepat dalam keuangan syariah. “Esensinya, kami berharap masyarakat memahami posisinya dalam keuangan syariah,” tambahnya.
Dalam konteks tersebut, Dicky mengungkapkan bahwa saat ini tingkat literasi masyarakat terhadap keuangan syariah baru mencapai 43 persen, dengan inklusi keuangan syariah hanya 13 persen. Data ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman di kalangan masyarakat mengenai potensi besar ekonomi syariah di Indonesia, yang merupakan negara dengan mayoritas penduduk islam.
Dicky menjelaskan, acara ini melibatkan sejumlah perusahaan jasa keuangan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian syariah tanah air. “Potensi dan ruang untuk ekspansi di sektor ini sangat besar, dan kita perlu memanfaatkan itu sebaik mungkin,” ungkapnya.
Dengan adanya Eksis 2026, OJK berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi baru, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang keuangan syariah, diharapkan masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.