Jackiecilley.com – PT Samuel Sekuritas Indonesia menekankan pentingnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan komunikasi dengan MSCI, penyedia indeks global, guna mencegah penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Deputy President Director PT Samuel Sekuritas Indonesia, Suria Dharma, di Jakarta pada Jumat lalu.
Suria menilai bahwa komunikasi yang rutin dan transparan akan membantu MSCI memahami upaya reformasi yang sedang dijalankan, dan menghindari kesan bahwa sektor ini tidak berkembang. Dia menyoroti pentingnya memastikan bahwa kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan pasar, tanpa menyebabkan dampak negatif bagi industri.
Salah satu kebijakan yang diangkat adalah peningkatan batas minimum free float menjadi 15 persen. Suria mengingatkan agar langkah ini tidak menjadi tantangan bagi emiten jika sulit untuk diterapkan. Selain itu, dia menegaskan bahwa meskipun OJK dan BEI telah melakukan upaya reformasi, hal tersebut belum tentu memenuhi ekspektasi MSCI, yang tidak memberikan tanggapan konkret mengenai kepuasan mereka terhadap langkah-langkah yang diambil.
Suria juga menggarisbawahi bahwa MSCI memperhatikan konsistensi implementasi kebijakan di pasar modal Indonesia, yang berarti OJK dan BEI perlu secara aktif membagikan perkembangan progress reformasi. Pengumuman MSCI yang membuka konsultasi mengenai klasifikasi Indonesia sebagai Standalone Market tidak dapat diartikan sebagai kegagalan reformasi, melainkan sebagai bagian dari evaluasi yang berkelanjutan.
Dalam konteks terkini, Suria memperingatkan bahwa penerapan sanksi terhadap emiten harus dilakukan dengan proporsional untuk tidak menimbulkan ketakutan di kalangan investor. Dia juga memprediksi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki potensi mencapai 6.000 di akhir tahun, tergantung pada stabilitas kondisi pasar dan sentimen investor asing.
Melihat kondisi saat ini, Suria menyarankan investor ritel untuk fokus pada investasi jangka panjang, dengan tetap mempercayai fundamental perusahaan yang dipilih, meskipun terdapat penyesuaian harga saham.