Jackiecilley.com – Badan Gizi Nasional (BGN) akan kembali melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai Selasa, 31 Maret. Dalam persiapan ini, BGN mengingatkan semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program secara profesional. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa sanksi tegas akan diterapkan pada mitra yang terbukti melakukan praktik manipulasi harga bahan baku, seperti mark up yang berlebihan.
Nanik menekankan pentingnya menjaga transparansi dalam program tersebut, mengingat setiap porsi MBG dialokasikan dengan anggaran antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Tindakan mark up tidak hanya merugikan program, tetapi juga mencederai tujuan utama penyediaan layanan gizi untuk masyarakat. Menurutnya, mitra yang telah menerima insentif seharusnya mematuhi aturan, bukan mencari keuntungan lebih.
BGN akan memberikan sanksi berupa penangguhan operasional selama satu minggu bagi mitra yang melanggar. Masa suspend ini bertujuan memberi waktu bagi mitra untuk melakukan perbaikan dan berkomitmen pada kualitas layanan. Nanik menegaskan bahwa tindakan mark up harga dan monopoli dalam pemenuhan bahan baku termasuk pelanggaran berat.
Dengan peringatan ini, BGN berharap semua mitra dapat menjalankan program dengan transparan, adil, dan tepat sasaran, sehingga dapat memenuhi tujuan utama penyediaan gizi yang berkualitas bagi masyarakat. BGN berkomitmen untuk terus memantau dan menghukum kejanggalan demi meningkatkan layanan gizi di tanah air.