Jackiecilley.com – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, tengah berusaha memutus rangkaian kegagalan finis di MotoGP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Pengamat otomotif Priandhi Satria menyebutkan peluang Marquez untuk meraih kemenangan tetap ada, meskipun kecepatan terbaiknya belum terlihat pada sesi latihan.
Pada sesi Free Practice 1 yang berlangsung pada Jumat, 9 Oktober, Marquez menempati posisi kedua dengan catatan waktu satu menit 30,369 detik, hanya terpaut 0,237 detik dari Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing. Namun, pada Practice, posisinya turun ke tempat kelima dengan waktu satu menit 29,426 detik, tertinggal 0,701 detik dari Raul Fernandez yang menjadi pembalap tercepat.
Priandhi, yang juga Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, menjelaskan bahwa Marquez perlu meningkatkan kecepatan untuk bersaing dengan tim-tim lain, terutama Aprilia yang tampil dominan dalam sesi latihan. Dalam hal ini, Ducati diharapkan dapat memanfaatkan sisa waktu untuk mengurangi selisih waktu.
Persaingan semakin menarik dengan tiga posisi teratas sesi Practice dikuasai oleh pembalap Aprilia. Marquez, yang memiliki pengalaman dan kemampuan berkompetisi di tingkat atas, perlu menemukan keseimbangan motor yang lebih sesuai dengan karakter sirkuit. Priandhi menyoroti tantangan bagi Marquez untuk mempertahankan kecepatan tanpa mengambil risiko yang tinggi.
Pembalap asal Spanyol ini memiliki catatan negatif di Mandalika, dengan empat kali gagal finis dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, target utama Marquez saat ini adalah menyelesaikan balapan dengan baik. Hari kedua Pertamina Grand Prix of Indonesia akan berlangsung pada 10 Oktober dengan agenda sesi latihan bebas, kualifikasi, serta balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Oktober.