Jackiecilley.com – Surat Al-Mumtahanah, surat ke-60 dalam Al-Qur’an, memiliki 13 ayat dan termasuk dalam kategori surat Madaniyah. Surat ini mengandung pesan mendalam tentang loyalitas, batasan hubungan dengan musuh Islam, serta pengujian iman dalam situasi yang penuh tantangan. Meskipun diturunkan pada zaman klasik, nilai-nilai yang terkandung dalam surat ini terus relevan untuk dijadikan pedoman hidup, khususnya bagi umat Muslim dalam menghadapi tantangan etika sosial dan integritas.
Makna nama Al-Mumtahanah, yang berarti “Perempuan yang Diuji,” mengambil referensi dari ayat ke-10 surat tersebut. Dalam konteks ini, Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW untuk menguji ketulusan iman perempuan-perempuan Mukminah yang berhijrah dari Mekah ke Madinah. Tujuan dari pengujian ini adalah memastikan bahwa hijrah mereka murni karena Allah, bukan sekadar pelarian dari masalah di dunia.
Salah satu moment penting yang melatarbelakangi turunnya surat ini adalah kisah Hatib bin Abi Balta’ah yang, menjelang Fathu Makkah, mengirimkan informasi rahasia kepada musuh, karena khawatir akan keselamatan keluarganya di Mekah. Tindakan ini mendapat respons dari Allah SWT, yang menurunkan wahyu untuk mengingatkan umat agar tidak menjadikan musuh sebagai teman setia.
Keutamaan membaca Surat Al-Mumtahanah membawa banyak manfaat, termasuk penguatan integritas iman, pelajaran tentang pengampunan, dan doa perlindungan. Surat ini juga menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan dan berbuat adil kepada non-Muslim yang tidak memusuhi. Dengan demikian, kesimpulan dari surat ini adalah pentingnya tetap berpegang pada nilai kebenaran di atas kepentingan pribadi, sambil mempertahankan rasa kemanusiaan dan keadilan kepada semua makhluk Allah.